Rencana yang matang untuk bernaung selama 3 hari di salah satu kampung halamanku, yaitu karang karangan tepatnya di dusun angkasa. Pukul 4 sore berangkat dengan penuh semangat bersama seorang teman kontarakan.
Dengan penuh percaya diri ku sampai di rumah om(sodara ibunda), berbincang sesaat dan makan juga, hari itu mulai gelap, ku bergegas ke rumah belakang(rumah nenekku) yang berada tak jauh dari rumah omku.
melihat diseisi rumah banyak perubahan dan kotornya bukan main, niat membersihkanpun mulai berapi-api. baru satu ruangan selesai disapu eh malam sudah datang, sialnya lagi cahaya dirumah sangatlah sedikit, remang -remang disitu kawan.
Sungguh keadaan yang berubah 180 derajat, dulu tempat ini sangatlah nyaman kawan, menyesal bila dulu saja saya sering kesini. sayangnya itu tak bisa terulang, dan akupun bergegas meninggalkan rumah itu, namun kesialan datang kembali, pintu rumah tak dapat terkunci dengan baik, akhir nya aku pun berusaha untuk tetap tinggal,
hemmm,,,tak ada yang bisa tahan kawan, aku merasa ketakutan, akhirnya kembali ke rumah omku dan berniat tinggal bermalam disana. Keesokan harinya, melanjutkan pekerjaan dirumah belakang, namun peralatan kurang kawan, jadi itu lah kenapa judulnya peralatan kurang,,,heheheh
0 komentar:
Posting Komentar